Miftahul Jannah
Mittahul Jannah (kunci surga)
Seseorang yang telah bersyahadat bisa dikatakan sudah memiliki kunci surga, tetapi itu semua tidak jaminan sama sekali, sebab kunci itu masihlah kunci polosan yang belum bergerigi. Perlu perjalanan panjang seumur hidup sedikit demi sedikit mengkikir mata kuncinya agar tercapai gerigi-gerigi yang tepat.
Bagaimana engkau tahu gerigi2 kuncimu sudah tepat??..... aku mengandalkan setan dan iblis utk perkara itu, bilamana mereka tidak datang menggangguku, berarti ada sesuatu yang salah. Sebab mana mungkin seseorang mendekati Allah tanpa dihadang iblis?....
blis dimana kamu blis??.... katanya sih sedang dikekang.... fatwa tidak percaya. kamu pasti sedang sembunyi menyusun rencana.
Seseorang yang telah bersyahadat bisa dikatakan sudah memiliki kunci surga, tetapi itu semua tidak jaminan sama sekali, sebab kunci itu masihlah kunci polosan yang belum bergerigi. Perlu perjalanan panjang seumur hidup sedikit demi sedikit mengkikir mata kuncinya agar tercapai gerigi-gerigi yang tepat.
Bagaimana engkau tahu gerigi2 kuncimu sudah tepat??..... aku mengandalkan setan dan iblis utk perkara itu, bilamana mereka tidak datang menggangguku, berarti ada sesuatu yang salah. Sebab mana mungkin seseorang mendekati Allah tanpa dihadang iblis?....
blis dimana kamu blis??.... katanya sih sedang dikekang.... fatwa tidak percaya. kamu pasti sedang sembunyi menyusun rencana.
Kamis 24 April 2014
==============
MIFTAHUL JANNAH (KUNCI SURGA)
Anda semuanya telah memiliki kunci dari semua kenikmatan (surga), yaitu tatkala engkau yakin seyakin yakinnya bahwasannya TIADA ILAH SELAIN ALLAH.
Selayaknya sebuah kunci itu memiliki gerigi2 kecil pada mata kuncinya. Maka sesungguhnya keyakinan bahwa TIADA ILAH SELAIN ALLAH, itu umpama mata kunci yang masih polos tanpa gerigi. Geriginya mesti engkau bentuk sendiri.
Membentuk gerigi itu adalah dengan MUHAMMADARRASULULLAH......
Karena Laailahaillallah itu masih termuat dalam keyakinan BATIN....... maka keyakinan batin itu mesti dinyatakan, di dzahirkan dalam suatu wujud2 perbuatan dan lelakunya hidup yang sesungguhnya. Muhammadarrasulullah itulah Kenyataan lahiriah dari Laailahaillallah.......
Ashadu al laailahaillallah adalah keyakinan dalam batinnya...... umpama kunci surganya.
Ashadu anna Muhammadarasulullah adalah pendzahiran keyakinan batin itu....... umpama gerigi kecil dalam mata kuncinya.
Kunci itu tiada pernah berfungsi, tanpa gerigi yang tepat...... Maka bentuklah gerigimu dalam lelakunya hidup ini. Mengerti hakekatnya Muhammadarrasulullah....... engkau sendirilah yang mesti memanifestasikan Muhammad rasulullah dalam dirimu.
Tatkala kesempurnaan dari gerigi2 kunci itu engkau capai, maka yang disebut muhammad itu adalah cahaya pengetahuanmu pribadi, adapun rasulullah itu adalah rasamu yang lillah......



0 Response to "Miftahul Jannah"
Posting Komentar